Selamat Datang di Website Resmi STPP Malang

Join Us Join Us Join Us Join Us Join Us Join Us Join Us
Join Us Join Us
Join Us Join Us
Waktu Saat Ini
Terjemahan
FWT Homepage Translator
Agenda
29 March 2017
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
Link Terkait
Facebook Fans
Tanya Jawab

Kegiatan UPSUS PAJALE di Nusa Tenggara Timur

Tanggal : 08/24/2016, 11:19:53, dibaca 274 kali.

Dalam rangka mewujudkan Swasembada Pangan Nasional, maka pemerintah telah mencanangkan kegiatan Upaya Khusus peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai (UPSUS – Pajale), dimana secara formil dilakukan kerjasama dengan TNI-AD.


Kondisi pertanian di Kabupaten Sikka saat ini, pada Musim Tanam 2015/2016, luas tanam padi sawah di Kabupaten Sikka sebesar 3.212 Ha, sedangkan luas panen mencapai 3.401 Ha. Produktivitas padi sawah rata-rata 3,067 ton/ha sehingga perkiraan produksi padi Musim Tanam 2015/2016 sebesar 10.466 ton Gabah Kering Panen (GKP).


Salah satu kegiatan dalam rangka peningkatan produksi padi adalah penambahan luas baku lahan sawah yang dirancang melalui kegiatan perluasan sawah dengan pola Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lainnya (IPL – TNI AD).


Tahun 2016 ini Kabupaten Sikka mendapat alokasi kegiatan Perluasan Sawah seluas 51 Ha yang tersebar pada 5 (lima) kelompok tani di wilayah Kecamatan Talibura dan Kecamatan Waigete, dapat dirinci sebagai berikut :



  • Poktan Fajar Lagot Desa Watudiran Kecamatan Waigete seluas 5,356 Ha.

  • Poktan Wio Wair Desa Watudiran – Kecamatan Waigete seluas 11,816 Ha.

  • Poktan Da’an Dadin Desa Runut – Kecamatan Waigete seluas 21,269 Ha.

  • Poktan Kringa Liwu Desa Kringa – Kecamatan Talibura seluas 7,077 Ha.

  • Poktan Ta’a Bana Desa Hikong – Kecamatan Talibura seluas 5,482 Ha.


Adapun secara operasional kegiatan Perluasan Sawah Tahun 2016, sudah didahului dengan tahapan Penyusunan Petunjuk Teknis, identifikasi CP/CL, pelaksanaan sosialisasi serta Survei Investigasi dan Desain (SID) yang dilaksanakan oleh Tim Politani Negeri Kupang dan Tim Politeknik Kupang.


Pada hari ini kita akan melaksanakan Ground Breaking Perluasan Sawah, sebagai tanda dimulainya kegiatan konstruksi perluasan sawah di Kabupaten Sikka.


Dasar Pelaksanaannya adalah :



  1. Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) pada DIPA Satker Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT;

  2. Pedoman Teknis Perluasan Sawah Pola Swakelola Tahun 2016 oleh Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian.


Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan Ground Breaking Perluasan Sawah Tahun 2016 ini, antara lain :



  1. Terwujudnya koordinasi dan sinergitas dalam pelaksanaan kegiatan perluasan sawah pola swakelola antar semua elemen yang terkait.

  2. Terbentuknya networking yang solid antara Pemerintah Kabupaten Sikka dengan TNI-AD dalam hal ini Kodim 1603 Sikka selaku pelaksana Swakelola.


Kegiatan Ground Breaking Perluasan Sawah Tahun 2016 ini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 5 Agustus 2016, bertempat di Desa Runut – Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka.


Sumber dana kegiatan ini berasal dari Dana Dekonsentrasi DIPA Satker Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT Tahun 2016.


 


 Galeri foto disini.



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas