Selamat Datang di Website Resmi STPP Malang

Join Us Join Us Join Us Join Us Join Us Join Us Join Us
Join Us Join Us
Join Us Join Us
Waktu Saat Ini
Terjemahan
FWT Homepage Translator
Agenda
29 March 2017
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
Link Terkait
Facebook Fans
Tanya Jawab

PERAN STPP DALAM KETERSEDIAAN PANGAN NASIONAL

Tanggal : 05/25/2016, 15:12:53, dibaca 418 kali.

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang sebagai salah satu sekolah tinggi kedinasan lingkup Kementerian Pertanian di Jawa Timur,mempunyai peran strategis dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan dan pengembangan pertanian organik serta mencetak generasi muda tani. Hal ini sesuai dengan apa yang telah disampaikan Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP Drs. Gunawan Yulianto, MM, M.Si dalam kunjungannya ke STPP Malang Selasa, 24 Mei 2016 yang didampingi Kepala Bidang Kelembagaan Dr. Ir. Siswoyo, MP.
Kapusdiktan menyampaikan:
STPP Malang sebagai contoh pengembangan pertanian organik disekitar kampus di JawaTimur, Kapusdiktan berharap kampus STPP Malang menjadi tempat belajarnya para generasi muda pertanian yang akan datang. Kita sekarang baru menggalang generasi muda petani. Salah satunya generasi petani ini dihasilkan dari kampus STPP. Merekalah yang akan meneruskan pertanian ke depan. Sekarang pertanian didominasi oleh orang-orang yang sudah sepuh, sudah tua, pendidikan rata-rata rendah tamat SD 75% dan ada yang tidak tamat. Kalaukita tidak melakukan pendidikan pertanian seperti kampus, kita akan semakin ketinggalan. Kita harapkan nanti kedepan petani (banyak yang) lulusan SLTA, SMKPP dan ahlinya dari STPP. Kita punya 6 STPP yang kurang lebih setiap tahunnya mendidik 2200 mahasiswa. Ke depan disiapkan untuk menjadi petani, generasi muda yang masuk STPP harus betul-betul anak-anak terpilih dan yang ingin menjadi petani, bukan sekedar hanya ingin sekolah gratis, itu yang harus kita hindari, itu memang visi kita. Kemarin kita sudah presentasi didewan press intinya kementan harus menyiapkan regulasi petani, karena inilah yang menjamin KETERSEDIAAN PANGAN DI MASA DEPAN. Ketersediaan pangan tidak hanya di tahun 2017 tapi sampai tahun seterusnya itu HANYA BISA DILAKUKAN MELALUI PENDIDIKAN. (adm/humas)



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas