Selamat Datang di Website Resmi STPP Malang

Join Us Join Us Join Us Join Us Join Us Join Us Join Us
Join Us Join Us
Join Us Join Us
Waktu Saat Ini
Terjemahan
FWT Homepage Translator
Agenda
18 October 2017
M
S
S
R
K
J
S
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Link Terkait
Facebook Fans

Kunjungan Menteri Pertanian RI ke STPP Malang

Tanggal : 02/27/2015, 14:35:32, dibaca 816 kali.

Tekad pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional khususnya padi, jagung, kedelai pada tahun 2017 dibuktikan dengan safari panen raya Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bersama petani di daerah.


Kamis, 26/2, Menteri Pertanian melakukan panen raya sekaligus menanam padi di Daerah Sumberpucung Kabupaten Malang. Selain melakukan panen raya, rombongan Menteri Pertanian melakukan kunjungan ke Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang. Di STPP Malang Mentan disambut ratusan peserta, mulai dari mahasiswa, penyuluh pertanian dan Bintara Pembina Desa (Babinsa). 


Dalam sambutannya, Menteri Pertanian berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada mahasiswa STPP Malang, salah satunya adalah bahwa kunci utama untuk menjadi orang sukses yaitu memiliki sikap jujur, disiplin, bekerja keras dan tidak pernah putus berdoa, karena doa akan menentukan keberhasilan. Mentan berharap, tercapainya swasembada pangan (padi, jagung, kedelai) diperlukan kerjasama yang sinergis antara Kementan, TNI dan mahasiswa penyuluh pertanian serta stakeholder terkait. Hal yang paling diperlukan adalah banyak bekerja secara maksimal, melakukan komunikasi intensif antar berbagai instansi terkait. Jalur birokrasi diperpendek, pengawasan dan pendampingan menyangkut sarana dan prasarana pertanian akan dilakukan secara optimal.


Selanjutnya Mentan meminta salah satu mahasiswa STPP Malang, Paskalis Bai (43) asal Nusa Tenggara Timur untuk tampil ke panggung. Dalam dialognya dengan mahasiswa, Mentan membandingkan dirinya bekerja sebagai menteri selama 20 jam per hari. Itu sebabnya, Mentan berpesan kepada seluruh peserta agar bekerja sungguh-sungguh, tidak setengah-setengah. Ini untuk mendorong totalitas mahasiswa memajukan sektor pertanian. Selain dengan mahasiswa, Mentan juga berdialog dengan penyuluh pertanian dan Bintara Pembina Desa (Babinsa).



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas